Minggu, 28 Mei 2017

Menghadapi Stress dan tekanan bagi Orang tua Anak Berkebutuhan Khusus

20.23.00 0 Comments

Bagi mereka yang tidak memiliki anak isimewa/ABK, tidak akan mengerti beratnya, bahkan masih saja banyak mata yang memandang rendah.

Menghadapi Stress dan tekanan bagi Orang tua Anak Berkebutuhan Khusus
 ( sumber : alloysius hanung rumekso )
Menjadi orang tua bagi anak berkebutuhan khusus kadang membuat kita kehilangan jati diri dan berubah menjadi orang lain. Banyak hal yang sering kita pertaruhkan demi buah hati kita melewati masa-masa sulitnya untuk bisa menghadapi masa depannya. Tak jarang kita terjebak dalam situasi sulit secara fisik, emosional dan finansial.
Melewati ini semua kita menjadi sangat stress dan depresi terkungkung dalam menghadapi berbagai macam tantangan dan rintangan dalam membesarkan ABK kita.
Berikut gambaran tahapan Stress yang sering dihadapi oleh orang tua ABK :
1. Denial (Penolakan)
Tahapan dimana kita tidak menerima dan menolak bahwa anak kita lahir tidak seperti anak-anak seusianya.
2. Anger (Marah)
Tahap dimana ketika kita sudah mulai bisa menerima dan mengakui, namun sering kali tanpa disadari kita dibayangi Oleh perasaan marah. Marah pada diri sendiri, pasangan kita, dokter, therapist, lingkungan kita atau bahkan marah kepada Tuhan. Why me God?
3. Bargaining (Tawar-menawar)
Tahap dimana kita sudah mulai berfikir untuk menerima keberadaannya, namun dengan berbagai dalih. Baiklah asal anak ini tdk sakit-sakitan atau asalkan anak ini bisa mengurus dirinya sendiri, dan berbagai macam sikap pengalihan.
4. Depression (Depresi)
Tahap ketika tawar menawar tidak berlaku lagi, maka orang tua menjadi stress dan depresi.
5. Acceptence (Penerimaan)
Pada tahap ini, orang tua sudah mulai bisa menerima dan mulai berdamai dengan kondisi yang ada. Namun kadang kita terjebak dengan situasi, menerima secara pesimis atau menerima secara optimis.

Baca Juga


Saya mencoba untuk merangkum bagaimana sikap kita sebagai sebagai orang tua ABK dalam menghadapi stress dan tekanan yang membuat kita lebih ringan dalam memperjuangkan hak hidup ABK kita secara Psikologis :
1. Kesabaran yang berlipat.
Menjadi orang tua biasa tidaklah mudah. Dituntut kesiapan fisik dan Psikologis yang matang. Kita akan diperhadapkan pd pertanggungjawaban yg lebih rumit. Bukan hanya menyangkut kebutuhan secara materiil namun lebih dari itu. Jadi, menjadi orang tua adalah pekerjaan yang sulit. Apalagi menjadi orang tua ABK. Untuk itu diperlukan kesabaran dalam menghadapi tantangan dari hari ke hari. Sebagai orang tua ABK kita ibarat mengikuti lomba marathon, tidak ada istilah istirahat, kita harus makan-minum sambil berlari. Tapi marathon kita tidak pernah berujung, jadi jangan berfipikir untuk menang, tapi berlarilah hingga mencapai garis finish.
2. Kita tidak sendirian.
Besarkan hati bahwa banyak orang tua lain yang juga memiliki masalah yang sama dgn kita. Carilah dukungan sosial dan buat jejaring. Sharing, berbagi pengalaman dan trik dalam menghadapi berbagai masalah akan membuat kita merasa lebih kuat dan nyaman secara psikologis.
3. Kita adalah Superhero.
Yakinkan diri bahwa sebagai orang tua ABK, apa yg kita kerjakan adalah hebat. Ibarat Superhero kita disanggupkan mengatasi semua permasalahan anak kita. Kita jauh lebih tau dari siapapun. Misalnya bagaimana mengatasi anak kita saat Tantrum atau kejang, dsb. Dan kita bisa menjadi apa saja. Kita adalah therapist, dokter, perawat, guru dan teman bagi anak ABK kita.
4. Kita bukanlah manusia yg sempurna.
Sebagai orang tua ABK seringkali kita dihadapkan pd suatu pilihan yg sulit. Namun kita dituntut utk segera mengambil keputusan. Lakukan dan ambil keputusan yg terbaik dan jangan menengok ke belakang. Yakinlah bahwa apapun yg kita ambil adalah suatu keputusan yg terbaik. Memang kita tidak bisa selalu benar. Tidak ada manusia yg sempurna, kita bisa saja salah. Namun terus maju dan jangan pernah menyesali apa yg pernah kita putuskan. Move on dan terus pandang ke depan.
5. Memaafkan diri sendiri.
Jangan selalu membawa rasa bersalah. Hal ini tdk akan membuat kita lbh baik. Tidak ada jawaban yang benar utk setiap keputusan yang sulit. Memaafkan dan berdamai dengan diri sendiri membuat kita akan jauh lebih ringan dalam melangkah ke depan utk anak kita.
6. Percaya pada insting kita.
Kita jauh lbh mengerti ttg anak ABK kita. Ketika kita merasa tdk mudah utk dimengerti oleh profesional (dokter, therapist, consultant atau guru) pergilah ke ahli lain utk mendapatkan second opinion. Jangan pernah merasa takut utk berjuang bagi ABK kita. Jika mereka mungkin ahli dibidangnya, kitapun adalah ahli dalam memahami anak kita.
7. Therapy adalah bermain dan bermain adalah therapy.
Jangan biarkan anak kita tersiksa oleh therapy, tapi biarkanlah mereka merasa bahwa therapy adalah bermain. Jd pastikan bahwa anak menikmati sesi therapy dengan caranya sendiri. Waspadai ketika anak tdk tertarik atau respon dengan therapy yang kita pilihkan. Mungkin ada sesuatu yg salah disana.
8. Rayakan hal-hal kecil.
Rayakan hal-hal yang mampu dicapai anak ABK kita meskipun mungkin suatu hal yang kecil bagi anak non-ABK lainnya.
Sharingkan hal-hal pencapaian tersebut kepada orang-orang yang kita cintai dan mengasihi anak ABK kita. Jangan mudah terprovokasi dengan orang-orang yang tdk memahami ABK kita.
9. Jangan membanding-bandingkan.
Secara umum setiap anak berbeda satu dengan yang lainnya. Begitu juga tantangan dan pertumbuhan yg dilaluinya. Mereka akan tumbuh dengan kecepatan masing-masing jadi jangan pernah membandingkan ABK kita dengan ABK lainnya. Jangan pula membanding-bandingkan apa yang dilakukan orang tua lain dengan ABK-nya.
10. Luangkan waktu untuk bermain dengan anak.
Nikmati kebersamaan dengan ABK kita. Sesibuk apapun kita, sebaiknya luangkan waktu utk peran kita sebagai orang tua untuk bermain dan menikmati kebersamaan. Tidak ada kualitas tanpa kuantitas.
11. Jangan pernah kehilangan jati diri.
Jangan membuat label sebagai "orang tua ABK" sebagai satu-satunya jatidiri kita. Kadang kita juga harus memiliki jatidiri kita sendiri. Fokuslah pada hobi dan pekerjaan kita juga. Kita berhak untuk menikmati hidup kita.
12. Perhatikan keutuhan perkawinan kita.
Mempertahankan perkawinan adalah suatu perjuangan, apalagi jika kita memiliki ABK.
Berikan waktu untuk pasangan kita dan perjuangkan perkawinan adalah cara yg bijak dan bertanggung jawab atas ABK kita.
13. Peliharalah rasa humor dan jangan terlalu sensitif.
Lihatlah setiap masalah yang terjadi dengan cara pandang yg lebih ringan. Jangan terlalu sensitif dan terprovokasi secara emosional dengan apa yg dikatakan orang lain. Karena tidak ada yang menyakiti diri kita kecuali diri kita sendiri.
14. Kita berhak utk bahagia dan diperhatikan.
Selama ini kita sudah terlalu banyak untuk memperhatikan dan merawatnya ABK kita. Ambil waktu ("me time") karena kita juga berhak untuk mendapat perhatian dan merasa bahagia. Mintalah waktu untuk diri sendiri dan nikmatilah....
Semoga tips diatas membantu kita untuk terbebas dari stress dan kebosanan dalam memperjuangkan hak hidup ABK kita yang tidak pernah berujung.
Semoga membantu....

Sabtu, 22 April 2017

Tak Jadi Poligami Karena Allah

02.13.00 0 Comments
(Foto by pinterest)

Cerita ini saya ambil dari sebuah buku berjudul "Istri yang Dirindukan Surga, Suami yang Dirindukan Surga" karya Leyla Imtichanah
Saya sangat tertarik dengan salah satu kisah yang terdapat di buku ini.
Karena menurut saya pelajaran dari kisah ini sungguh bagus. Terutama buat bapak-bapak^^..
Perlu di ingat, saya tidak menentang poligami karena Allah mengijinkannya. Hanya ingin share dan mengambil pelajaran.

Kisah cinta yang mampu mengalahkan hawa nafsunya bisa kita lihat dari seorang Umar bin Abdul Aziz. Ia mengalami masa sulit dalam hidupnya, karena rasa cintanya. Sang khalifah ini awalnya terkenal memiliki lifestyle yang “wow”. Dia pesolek, bajunya selalu mahal, gayanya menawan dan dia jatuh cinta pada seorang budak istrinya, Fathimah binti Abdul Malik. Berkali-kali ia meminta kepada istrinya agar budak itu diberikan kepadanya. Namun, Fathimah menolak karena sangat cemburu.

Baca juga:

Namun, setelah menjadi khalifah, Umar bin Abdul Aziz berubah total. Beliau menjadi sangat zuhud, adil, amanah dengan tugasnya. Seluruh kekayaan dia sumbangkan ke baitul maal dan menjadi milik masyarakat. Ketika dia sudah begitu kelelahan, istrinya merasa kasihan padanya, sehingga Fathima akhirnya menyerahkan budak perempuan miliknya kepada Umar agar Umar merasa bahagia. Namun, Umar menolaknya, bahkan menikahkan budak tersebut dengan prajuritnya.
Sang budak yang juga jatuh hati pada Umar bertanya “ Jadi, mana bukti cintamu padaku, wahai Amiril Mukminin?”
Umar menjawab, “ cinta itu masih ada di dalam hatiku, bahkan jauh lebih kuat dari dahulu. Akan tetapi, kalau aku menerimamu, aku khawatir tidak termasuk golongan orang yang menahan dirinya dari hawa nafsunya sebagaimana yang difirmankan Allah dalam QS. An Nazi’at 40-41.

Kisah yang sangat menyentuh hati bukan, ketika ia mempunyai kesempatan memiliki seseorang yang begitu ia cintai secara halal, ia lebih memilih melepaskannya karena takut menjadi orang yang tak mampu menahan hawa nafsunya.

Bagaimana teman, kisah yang unik bukan. Ketika banyak laki-laki mencoba menyalurkan hawa nafsunya, dengan dalih ibadah. Umar bin Abdul Aziz memberikan contoh bagaimana ia yang mampu berpoligami lebih memilih melepaskan cintanya karena takut termasuk golongan orang yang tak mampu menahan hawa nafsu. Ia takut ketika memiliki cintanya, akan membuat ia lalai dari Allah.

Ya, semua kembali ke pribadi masing-masing. Mereka memutuskan poligami tentu ada sebabnya, dan mereka yakin bahwa cintanya kepada beberapa wanita tak akan membuatnya lalai kepada Allah. Mari kita hormati karena itu dibolehkan dalam agama^^.

Baca juga


Kamis, 20 April 2017

Si Pencuri Perhatian

15.18.00 0 Comments


Si bantal yang bentuknya seperti mobil ini, begitu mencuri perhatian anak-anak. Mereka suka, selain karena bentuknya yang seperti mobil, warnanya merah dan yang pasti lembutnya bikin nyaman. Dan benar saja prediksi saya bahwa akan terjadi perseteruan memperebutkan bantal. Padahal sudah disiapkan 1 bantal besar dan 3 bantal kecil. Namun, tetap saja berebut memilih yang besar, yah namanya juga anak-anak.

Bantal karakter ini, bahannya halus banget, jahitannya juga rapi, bahkan ada standar SNI nya juga. Sekali megang, aduh jadi pingin meluk terus. Kalau dijadikan bantal untuk tidur pun terasa nyaman, enggak bikin sakit kepala ataupun leher. Selain itu yang terpenting, mudah dibersihkan, jadi enggak khawatir bantalnya banyak debu.

Emang sih, banyak yang bilang "banyak penjual bantal karakter atau karpet yang nipu", Alhamdulillah, seller saya ini amanah dan dapat dipercaya. Kami sudah berteman lebih dari 1 tahun. Mba Ika namanya. Orangnya baik banget terus fast respon dan yang menyenangkan itu harganya bersahabat (biasa emak-emak).

Baca juga
Sarung Instan Anti Ribet

Buat yang lagi nyari bantal karakter untuk buah hatinya atau mencari karpet untuk mempercantik ruangan rumah, silahkan saja ya langsung hubungi mba Ika, di FB Ika Bunda Sam. Semoga ketemu jodohnya ya^^

Saran saya mak, kalau mempunya anak lebih dari satu, beli sejumlah anak ya, agar tidak terjadi perebutan bantal karakter hehe



Kamis, 13 April 2017

Adeline, Handmade Aksesoris yang Cantik

02.44.00 0 Comments

Waw, itulah kesan pertama saya ketika melihat aksesoris berupa bros dan kalung handmade dari Adeline Accessories. Cakep banget, beneran. Kerennya lagi, ini membuatnya perlu konsentrasi tinggi karena memang rumit banget. Tapi bener-bener rapi...amazing deh pokoknya.

Setiap detail dari bros ataupun kalung ini, terlihat jelas bahwa yang membuatnya mempunyai karya seni yang tinggi, telaten dan rapi. Dibuat dengan penuh cinta, bahkan warna batu akiknya pun disesuaikan dengan kesukaan konsumen.

Jujur, kalo saya buat begini kira-kira butuh waktu berapa lama ya...yakin deh ga selesai-selesai apalagi krucil gangguin. Pesan sajalah yang lebih gampang dan sudah pasti hasilnya^^.

Mau kenalan sama yang membuatnya? Cek langsung ke FB Aulia Siska dan kamu akan terpana oleh karyanya^^
Atau bisa juga cek di
FP : Adeline Accessories
Hp : 085851457451
WA : 081230960358
Line : adeline_accessories
IG : @adeline_accessories

Kamis, 23 Maret 2017

Nyaman Bersamamu

02.48.00 0 Comments

Refreshing duluuu 
Si emak remahan rengginang yang hobi menulis yang kerjanya jadi admin FP dan tukang ulas produk ini  butuh jalan-jalan hehe
Enggak usah jauh-jauh. Di dekat rumah saja, Alhamdulillah ada tempat wisata, Kebun Buah Kandi, ada kebun binatang Kandi juga. Foto-foto dulu, tapi enggak narsis lah ya.

Hari cukup terik saat di kebun buah, ditemani gamis Araminta dengan warna kalem, motif keren dan khimar merah yang cetar membahana. Tapi cukup adem, enggak gerah lho. Gamis Araminta ini berbahan Wolvis monalisa, lembut, halus, tebal. Kata yang jual mba Rita Widyawati, gamis berbahan wolvis ini nyaman. Dan ternyata emang nyaman.
Modelnya juga asyik, resleting depan (cocok untuk busui), ada saku disebelah kanan, pakai tali, ujung lengannya kancing rimpel, dan lebar bawahnya sekitar 2 meter. 

Baca juga:

Yang bikin penasaran ibu-ibu pasti tentang harga kan?
Percaya enggak Mak, harga gamis ini cukup terjangkau, jika PO Rp. 110.000, khimar Rp. 80.000. 
Cukuplah untuk kantong kita. Oiya, mba Rita juga punya produk anak-anak. Jadi bisa kembaran deh dengan ibunya.

Tertarik Mak
Silahkan hubungi disini Mak
Rita Widyawati
FP : Pusat Gamis Ibu dan Anak

Minggu, 19 Maret 2017

Cara Jitu Naik Omset

05.57.00 0 Comments

Hi sahabat...
Bisnisnya gitu-gitu saja?
Pingin ngerasain naik omzet?
Yuk gabung dengan Training Reparasi Bisnis Grup

Training Online INDSCRIPT,
GOAL NAIK OMZET
Minggu I
1. Untuk apa naik omzet?
+ Penjelasan Workbook Reparasi Bisnis
2. Naik Omzet? Naik Motivasi, Naik Semangat, Naik Usaha!
3. Naik Omzet? Jelaskan Berapa?
4. Cek Bisnis dan apa yang sudah dilakukan?
5. Apa hambatan dari yang sudah dilakukan?
6. Setelah mengetahui hambatan, apa yang dilakukan?
7. Dari omzet yang ingin dicapai MAKA Anda harus memiliki ACTION BARU, sebutkan INOVASI yang akan Anda lakukan?
a. Inovasi Produk
b. Inovasi Langkah

Minggu II
8. Untuk inovasi tersebut, kapan akan dilakukan? 
9. Buatlah ONE PAGE ACTION PLAN
10. Action Plan dan Catatan Keuangan
11. Manajemen Waktu 
a. Teori
b. Sharing
12. Daily Actvity
+ Pentingnya Database untuk naikin omzet
13. Hambatan cara BERIKLAN
14. MOTIVASI

Minggu III
15. SHARING ACTION = 2 PESERTA
16. SHARING ACTION = 2 PESERTA
17. SHARING ACTION = 2 PESERTA
18. SHARING ACTION = 2 PESERTA
19. SHARING ACTION = 2 PESERTA
20. SHARING ACTION = 2 PESERTA
21. SHARING ACTION = 2 PESERTA
*Sudah dijadwalkan perorang siapa saja yang akan sharing

Minggu IV
22. MENTORING: Pencapaian setelah membuat ACTION PLAN
23. MENTORING: Penyempurnaan ACTION PLAN
24. MENTORING: Penyempurnaan Time Managemen
25. MENTORING: Materi ++ (Bagaimana cara EXPLORASI DIRI)
26. MENTORING: Materi ++ (IDEA BOOSTER)
27. MENTORING: Materi ++ (Menelurkan Inovasi)
28. MENTORING: Materi ++ (Public Speaking)
29. EVALUASI: FINAL
30. EVALUATION (Akuntability, Aktif, Action)

Tertarik naik omset dibimbing mentor?
Hubungi 
Deby Srideni
WA 081268705180

Sabtu, 18 Maret 2017

Cara Pasang WA di Komputer/Laptop

02.42.00 0 Comments
Assalamualaikum Mak

Mak, suka Whatsapp-an? Pastilah ya. Apalagi punya olshop^^
Mak, tau enggak sih, kalau WA bisa dijalankan di PC/Komputer/laptop?
Wah, asyik banget Mak. Caranya juga gampang banget.
Yuk ah Mak, dicoba.
Begini tahapannya^^

Baca juga
Cara Jitu Atasi Kebangkrutan

Untuk menginstal WA Web

  1. Kunjungi web.whatsapp.com pada komputer
  2. Buka WhatsApp pada telepon 



3. Pindai kode QR yang ditampilkan di layar komputer  dengan menggunakan telepon .



4. Selamat WA sudah terinstal di PC/komputer/laptop emak


Bagaimana Mak, gampangkan...Selamat mencoba ya^^

Selasa, 07 Maret 2017

Ibu, Tolong Jaga Aurat Anakmu

00.48.00 0 Comments

Cerita pasar hari ini....

Saat berada di pasar basah, menunggu si Uni memotong ikan. Pandangan mata saya tertuju ke arah ibu yang sedang bersama anaknya. Jika diperhatikan, si anak baru selesai dimandikan. Dan yang membuat saya malu adalah ketika si anak cewek itu dibiarkan tanpa busana beberapa saat, setelah selesai dibersihkan pakai handuk. Si anak ini badannya gempal, usia sekita 4-5 tahun. Aduuh bu, kenapa si adik  dibiarkan tak berpakaian di ruang terbuka, di tempat umum. dan di pasar basah ini, banyak laki-lakinya.

Bu, tahukah kalau yang ibu lakukan itu berbahaya?

Baca juga 

Seperti
1. si anak akan menganggap bahwa tela**ang itu lumrah walau dimuka umum, 
2. Anak tidak mengetahui mana batasan yang boleh diperlihatkan, mana yang tidak boleh
3.Mengundang srigala. Kita tidak pernah tahu bagaimana tanggapan para laki laki yang melihat tubuh montok anak kita. 
4. Anak tidak mengerti akan rasa malu ketika auratnya terbuka.

Yang paling mengerihkan itu, kalau ada yang berhasrat ketika melihat anak kita. Sudah banyak bukan kasus perkosaan yang menimpa anak-anak dibawah umur?
Kalau sudah kejadian, kesalahan bukan hanya pada si pelaku tapi juga ada pada kita selaku orang tua yang tak mampu menjaga aurat anak dimuka umum.
Bu, jangan korbankan masa depan anak kita hanya karena kelalaian kita sebagai orang tua. Penyesalan selalu datang terlambat.
Jadi, mari kita jaga anak kita dengan langkah mudah yaitu menjaga auratnya. Tutuplah auratnya, jangan dipajang didepan umum. Walaupun anak kita masih kecil.
Enggak susah kan Bu?

Selasa, 28 Februari 2017

Aurany Sang Penyelamat

00.52.00 0 Comments


Hai...
Saya baru sampai di rumah orang tua, jaraknya sih enggak jauh, sekitar 1,5 jam dari rumah dinas kami. Tapi lumayan pegal juga. Lurusin kaki dulu biar semua pegal di kaki bisa hilang.

Ups, bagian bawah gamis ketarik, tapi untung pake Aurany. Alhamdulillah, aurat enggak terbuka. Aurany emang produk yang simple tapi manfaatnya luar biasa. Membantu menutup aurat dengan sempurna. Terkadang kita tuh enggak sadar kalau gamis atau rok tersingkap, baik sedang duduk apalagi naik motor, dengan Aurany jadi enggak risau dan enggak was-was lagi deh. Bagian kaki akan selalu tertutup dengan sempurna. Aurany ini merupakan celana dalaman gamis, kelihatan enggak difoto? karena warnanya sama dengan gamis jadi agak tersamar. Warna produk Aurany ini banyak banget, jadi bisa disesuaikan dengan warna gamis atau rok yang kita pakai.

Baca juga :

Rasa "manis" yang Menakutkan


Sejak tadi pagi pakai Aurany sampai siang ini, Alhamdulillah nyaman banget, enggak terasa panas dan enggak keringetan. Trus enggak bikin risih atau bunyi kresek-kresek saat berjalan. jadi bener-bener nyaman.

Selain bahannya yang nyaman, jahitan produk Celana Dalaman Gamis dari Aurany ini ternyata cukup rapi walau produksinya yang masal. Ya, walaupun hanya untuk dikenakan bagian dalam, kualitas jahitan tentu saja juga menjadi perhatian.

Produk Aurany ini harganya tidak mahal, cukup ramah di kantong yaitu 
Harga model.loss
Dewasa -Standar : 35.000, jumbo : 40.000 dan extra jumbo : 45.000

Harga model rib 
Dewasa Stadar 40.000, jumbo 45.000 dan extra jumbo 50.000

Harga size anak : (hanya model.Loss
S dan M : 25.000 L dan XL : 30.000

Produk nyaman, harga aman, kita senang...bener kan Mak?^^
Jadi enggak heran, kalau Bunda Achrita banjir orderan dari Aurany, bahkan makin banyak yang minat jadi agen, tiap bentar ada saja yang WA ke 081230907404. Seperti jualan kacang goreng katanya.

Alhamdulillah, capek sudah berkurang, masuk dulu ya...

Wassalam




Minggu, 26 Februari 2017

Cara Jitu Menyelamatkan Bisnis Emak

01.12.00 0 Comments

Siapa sih Mak, yang pingin binisnya bangkrut. Pasti tidak ada kan. Tapi sayang lho Mak, banyak yang ingin berhasil tapi kurang usaha. Ya, bagaimana mau sukses kalau usahanya setengah-setengah.
Usahanya gitu-gitu ajha.
Coba deh Mak, introspeksi diri
1. sudah seberapa keras kita berusaha
2. sudah berapa banyak ilmu dicari dan dipraktekan

Saya pernah dengar salah satu owner produk muslimah, yang baru lounching tapi bisa menjual ratusan gamis hanya dalam waktu 2 hari.
Rahasianya ada pada branding. Ia masuk ke sekitar 500 grup, belajar dengan berbagai mentor (berapa banyak uang yang dikeluarin ya), dan tidak lupa sedekah. Emak bagaimana, sudah sekeras itukah usahanya?

Banyak dari kita memikirkan bahwa modal itu sekedar barang, padahal ilmu dan amal merupakan modal yang sangat penting dari sekedar barang. Bagaimana Emak tidak akan bangkrut kalau tidak punya ilmunya. Capeek sendiri tapi usaha ga maju-maju.

Ayolah Mak, mari open mind, cari ilmu dan praktekan agar bisnis Emak bisa terselamatkan.

Bagi Emak yang benar-benar serius untuk menyelamtkan bisnisnya, bisa dengan mengikuti training Repasai Bisnis dengan coacvhing selama 30 hari, bersama Indari Mastuti yang merupakan coach bersertifikat internasional.
Biayanya enggak mahal lho ketimbang bangkrut. Investasinya sebesar Rp. 1.500.000 selama 30 hari.

Update and Upgrade Reparasi Bisnis Tahapan COACHING terbaru di Reparasi Bisnis ada 4 tahapan: 1. PRE Coaching, diatur pada saat sudah daftar maksimal 3 hari setelah daftar 2. Coaching, hari pertama dari jadwal coaching, 3. Mid Evaluation, evaluasi di pertengahan coaching, 4. Evaluasi Akhir, evaluasi akhir di akhir Semuanya menggunakan PHONE COACHING Pada masa tenggat yang dilakukan adalah diskusi melalui WAPRI Kriteria COACHEE yang mengikuti coaching: 1. Siap mengEKSPLORASI DIRI 2. Siap MANDIRI dan berINISIATIF untuk ACTION 3. Tidak menunggu diSUAPI namun siap DIDAMPINGI 4. Mau BELAJAR lebih CERDAS dan BERGERAK lebih CEPAT Pemberian RAPORT berdasarkan GOALS dari yang ingin dicapai saat mengikuti COACHING Pemberian MODUL RB tetap dikirimkan sebagai PELENGKAP dari coaching yang dilakukan FEEL FREE untuk memberi masukan pada proses coaching dengan memberikan pola belajar paling nyaman untuk coachee. Coaching Reparasi Bisnis sudah ikut dalam standar International Coach Federation (ICF)

Jadi Mau nunggu gagal atau segera memperbaiki bisnisnya Mak?

Yang mau daftar hubungi
Deby Srideni ( Consultan Leader Indscript Training Center)
WA : 081268705180
email : deby.srideni99@gmail.com

Minggu, 29 Januari 2017

Rasa "Manis" yang Menakutkan

01.11.00 0 Comments
(Foto diatas bukan foto pelaku)

Seperti biasa, hari Selasa adalah jadwal emak rempong ke pasar. Maklum disini pasarnya hanya buka 2x seminggu, ndeso yaa..
Cerita pasar hari ini begitu mengerikan, bercampur dengan rasa takut.
Saat itu saya akan berbelanja kebutuhan sekolah si sulung, mau membeli topi sekolahnya yang sudah berapa kali hilang dalam 6 bulan, seperti menjadi rutinitas ke toko ini. Karena ada saja perlengkapan sekolahnya yang hilang.
Sambil menunggu dilayani pemilik toko, mata ini tertuju pada 3 orang anak laki-laki yang masih berseragam SD, mereka hampir sebaya, tapi sepertinya sih kakak beradik, karena mukanya mirip.
Tanpa sengaja, saya melihat aktifitas mereka yang bikin jantung mau copot.

Saat saya melirik, saya melihat yang paling besar memegang/menyenggol dengan sengaja "anu" si adik sambil ketawa-ketawa, sang adik pun tertawa-tawa. Dan mereka melakukannya bergantian. Lalu terdengar ucapan dari salah seorang mereka yang bertubuh paling kecil " sungguh manis rasanya" ketika "anu"nya dipegang abangnya sambil cekikikan.

Astagfirullah, saya kaget. Langsung saya pelototin mereka, dan mereka balas menatap saya tanpa rasa malu dan bersalah. Saat kejadian ibunya sedang asyik berkomunikasi dengan pemilik toko.

Sungguh, jantung saya berdetak hebat. Mereka masih SD sudah mengerti hal itu, dan yang paling parah mereka tidak malu ketika kepergok orang lain, astagfirullah.

Sungguh memang benar, arus informasi sekarang ini begitu deras. Terkadang susah untuk memblokirnya. Peran aktif orang tua sangan dibutuhkan. Kita tidak bisa mengatakan, ah masih kecil, ah ga mungkin, atau alasan lainnya. Mungkin dirumah kita tidak terlalu awas memperhatikan tingkah polah anak-anak kita, membebaskannya menonton TV atau Youtube tanpa pengawasan. Belum lagi pergaulan mereka diluar rumah. Boleh jadi kita bisa membatasi TV ataupun internet dirumah, mampu mengawasi tontonan mereka, namun diluar rumah kita tidak pernah tahu apa yang teman-temannya lihat dan ajarkan.

Saya yang punya anak laki-laki masih kecil, sungguh sangat khawatir melihat fenomena ini. Sebagai ibu, saya sangat membatasi tontonan anak-anak. TV tidk pernah lagi dinyalakan, sudah 2 tahun lebih. Jika mereka menonton Youtube selalu saya awasi.
Selain itu, saya selalu ajarkan kepada si sulung apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan. Saya selalu mewanti-wanti seperti ini
" jangan bolehkan siapapun memegang ini dan ini (sambil menunjuk auratnya), siapapun termasuk teman, guru, siapapun, kalau ada yang pegang lapor ke bunda dan abi".

Baca Juga:
Teruntuk Suami yang Lupa Diri
Shafeeya yang Makin Banyak Di Cari

Sungguh, bukanlah salah anak-anak jika mereka mendapatkan informasi yang belum saatnya mereka ketahui. Orangtua dan lingkungan menjadi penyebab utama mereka mendapatkan informasi itu. Banyak diantara orangtua yang tidak memperdulikan tontonan, aktifitas dan pergaulan anaknya.

kita sebagai orang dewasa seharusnya memberikan tuntunan, tontonan yang baik. Apalah yang diketahui oleh anak-anak SD, hidup mereka baru saja dimulai, tidak tahu banyak tentang dunia, bahkan mengenai hal baik dan buruk pun, mereka belum bisa memahami semuanya. Sedang kita yang sudah lebih lama hidup, belajar tentu harusnya lebih mengerti mana yang baik dan mana yang buruk.

Parents, mari sama-sama kita jaga anak-anak kita, masa depan mereka masih panjang. Orang tua mana yang ingin melihat anaknya hancur dimasa depan. Berat memang, tapi itulah tugas kita sebagai orang tua, melindungi dan mengajari mereka. Sebelum mereka belajar mari kita belajar menjadi orang tua yang peduli pada anak-anaknya.

Selasa, 22 November 2016

Teruntuk Para Suami yang Lupa Diri

23.04.00 8 Comments

Sebuah status dari mba Ari Wahyu Bintari

Salah seorang kawan telah sekian tahun diuji pernikahannya dari sisi suaminya. Ketika dahulunya si lelaki datang kerumahnya, orangtuanya langsung setuju karena lelaki itu adalah sosok seorang ustadz dan berwibawa.

Akan tetapi baru usia pernikahan yg ke 4 bulan dan dalam kondisi mengandung anak yg pertama, itulah awal mula suaminya mulai serong dan hingga skrg yg ke 6 tahun bergonta ganti wanita. Allaahul Musta'an.....

untuk yg belum menikah jangan mudah tertipu penampilan... akan tetapi carilah yg penampilan dan akhlaknya sesuai sunnah Nabi.. yg berusaha mengamalkan ilmu buah dari majelis ta'lim walaupun dia bukan ustadz... ^__^

karena ukuran shalih dan tidak shalih seorang lelaki bukan diukur dari dia ustadz atau bukan.. hafalannnya banyak atau sedikit.. lulusan pondok atau bukan.. tetapi dari semangatnya belajar ilmu agama, kemudian mengamalkannya.. dan engkau akan bisa melihatnya dari akhlaknya ^__^

berbakti pada orangtuanya, sayang pada saudaranya sesama muslim, terjaga lisannya, dan tidak bermudah²an dg wanita yg tak halal baginya^^

"Sejelek² lelaki yaitu dia yg akhlaknya didepan manusia membuatmu takjub, namun akhlaknya didepan istri dan anak²nya justru kebalikannya."

(twitulama Dr. Abdullah Al Syurikah, Imam dn Khatib Masjid Ad Duwailah, Kuwait)

*AriUmmuIrhabiy


----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Jujur, ketika membaca status ini saya geram banget. Karena kata-katanya begitu melecehkan istrinya sendiri, bahkan dalam kondisi bercanda pun itu sangat sulit untuk dimaafkan.

Hallo..Teruntuk para suami dimana saja yang merasa dirinya lebih baik, lebih ganteng atau lebih lebih lainnya


1. Kalau istri Bapak jelek kenapa diajak nikah, kalo cuma untuk dicemooh. Bapak yang datang melamar ke rumahnya, engga ada yang maksain, Terus kenapa sekarang ngomong terpaksa.
2. Sewaktu sebelum nikah, semua wanita itu juga muluuuus kayak kain satin dan cantiik, dan saya rasa Bapak bukanlah satu- satunya laki- laki yang tertarik dengannya. Lalu siapa yang maksa Bapak ngelamarnya. Bapak datang dengan kehendak sendiri bukan?
3. Kalau istri berubah jadi jelek ya kita liat donk, ulah siapa. Bukankah bapak suaminya. 
Bapak ada kasih duit untuk perawatan? 
Bapak ada kasih istrinya istirahat ? 
Bapak ada menyenangkan hati istrinya?
Bapak ada memenuhi kebutuhannya? 
Bapak ada menyayanginya? 
Bapak ada berkata lemah lembut kepada istrinya ?
kalau engga ada jangan minta yang macem macem pak, kewajiban bapak sama istri aja engga mampu bapak penuhi.
4. Bapak bilang istri Bapak jelek, emang Bapak ganteng apa? Bapak tau enggga, istri muji bapak ganteng karena bapak suaminya, karena itu istri menggantengkan bapak dimatanya diantara milyaran cowok di dunia ini yang lebih ganteng dari Bapak. Coba kalo istri Bapak bilang, bahwa cowok lain jauuuuh lebih ganteng dari Bapak....yakin deh ambruk itu rumah. 
Lagian memuji pasangan itu wajib Pak. Istri Bapak menjadikan Bapak raja dihatinya agar rumah tangga tetap harmonis. Nah Bapak sudah jadikan istri sebagai ratu belum dihati Bapak.
5. Secantik cantiknya gadis yang belum menikah, berapa lama tahan cantiknya kalau sudah punya yang diurusin. sedang yang diurusin engga mau ngurusin balik. Menikah artinya mengambil alih kewajiban ayah si gadis, yang dilimpahkan kepada Bapak selaku yang memintanya menikah dengan bapak. Nah, si ayah merawat anaknya sedemikian rupa, menjaganya, menyayanginya. Lalu sekarang Bapak menyia-nyiakannya?
6. Dan saya bilang, Bapak bukan orang yang bisa bersyukur terhadap apa yang Bapak miliki, karena itu selalu merasa tidak puas. Bersyukurlah dengan apa yang kita miliki itu akan membuat hidup terasa lebih dari cukup. Saya yakin jika Bapak bersyukur terhadap istri, maka istri Bapak akan menjadi yang tercantik di mata Bapak.

7. Ingat dosa Pak, sudah tua, ijin tinggal di dunia sudah mau habis. Melirik-lirik wanita lain yang bukan mahramnya, bahkan kirim-kiriman foto juga termasuk zina pak. Jangan sibuk mencari istri baru, sedangkan istri yang ada engga bisa dibahagiakan. Jangan mencari kebahagiaan sendiri dong. Silahkan menikah lagi jika istri pertama sudah bisa dibahagiakan lahir dan batin.

Semoga para suami, dapat memahami dan mengerti, "sejelek" apapun istrinya dan apapun kekurangan istrinya terimalah dengan lapang dada karena itu merupakan pilihannya, sebagaima si istri mampu menerima suaminya apa adanya.
---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Saran saya untuk kepada para wanita lajang
1. ketika memutuskan menerima lamaran janganlah terbuai oleh penampilan, paras wajah, pendidikan dan jabatan. Karena itu semu. Cari tau calon suami, bagaimana akhlaknya. Kita selalu berharap mempunyai pernikahan yang bahagia, walau bukan berarti tanpa masalah, tapi akhlak yang bagus akan meminimkan masalah yang timbul.
2. Jangan mengganggu suami orang lain. Coba balikan kediri sendiri, Ikhlas engga jika suami digoda wanita lain. Ikhlas engga jika suami  menyukai wanita lain. Kalau memang siap untuk berpoligami, mintalah sesuai jalurnya, mintalah ijin kepada istrinya secara baik-baik. Tak ada wanita yang mau disebut sebagai pengganggu rumah tangga orang lain.

Semoga pernikahan menjadi tempat yang membahagiakan lahir batin dan kita bisa menjadi keluarga yang sakinah mawaddah warrahma...aamiin

Kamis, 17 November 2016

Kenapa Marah Disebut Kafir?

23.52.00 0 Comments
Hari ini, saya diskusi cantik dengan seorang teman yang berbeda keyakianan. Dari diskusi itu, saya menangkap bahwa beliau marah disebut kafir oleh orang Islam. Dan saya jadi bingung, kenapa beliau marah....

Siapa Itu Kafir

Kita coba cari pengertian kafir ya...
Agar tidak dibilang ke arab-araban...(eh kafir mah emang bahasa arab lagi), saya coba media yang netral wikipedia ya
Kāfir (bahasa Arabكافر kāfir; plural كفّار kuffār) dalam syariat Islam adalah diartikan sesuai etimologi sebagai "orang yang menutupi kebenaran risalah Islam". Istilah ini mengacu kepada orang yang menolak Allah, atau orang yang bersembunyi, menolak atau menutup dari kebenaran akan agama Islam. Perbuatan menyatakan seseorang kafir disebut takfir.

Jadi menurut syariat Islam, manusia kāfir yaitu: seorang yang mengingkari Allah sebagai satu-satunya yang berhak disembah dan mengingkari Rasul Muhammad sebagai utusan-Nya.
(sumber wikipedia)

Jadi ringkasnya :
Kafir itu diperuntukan bagi mereka yang tidak menyembah Allah Subhanahu wa Ta’ala. Artinya jika sahabat tidak mengakui Allah Subhanahu wa Ta’ala sebagai satu-satunya Tuhan ya sudah pasti sahabat kafir dalam perspektif Islam.
Kafir itu istilah yang dipakai untuk membedakan, bukan untuk menghinakan.
Seperti halnya dalam agama Kristen. Mereka yang diluar agama Kristen disebut "domba yang tersesat" (kalau salah mohon diberi tau yang benarnya yah). Itu istilah yang dipakai oleh agama Kristen bagi mereka yang bukan Kristen.

Lalu kenapa sahabat tidak terima dibilang kafir? toh kenyataannya sahabat bukan Islam.


Dari Capture terlihat adanya kesalahan pemahaman. Rupanya sahabat saya ini, menilai yang disebut kafir adalah tidak bertuhan. Dari penjelasan saya diatas, bisa dipahami yah, kalau kafir itu digunakan bagi mereka yang tidak menjadikan Allah sebagai satu-satunya Tuhan yang disembah dan diakui keberadaannya.
Sedangkan tidak bertuhan disebut atheis. Karena kafir bahasa Arab, saya coba googling istilah Arab untuk tidak bertuhan dan jawabannya adalah tidak bertuhan = mulahad. Jadi bisa dipahami bahwa arti kafir bukan mengatakan orang diluar Islam tidak bertuhan ya.
Jadi diingat ya, kafir artinta tidak menjadikan Allah sebagai satu-satunya Tuhan yang disembah dan diakui keberadaannya.

Kafir Tidak Manusiawi


Istilah kafir ada dalam Al Quran. Al Qur'an merupakan Kitab suci agama Islam yang berisi wahyu dari Allah. Jika dibilang kafir tidak manusiawi, Artinya Allah tidak manusiawi ?

Dalam agama Kristen dikatakan bahwa pemeluk agama lain disebut dengan "domba yang tersesat". Nah kalau mereka yang diluar agama Kristen mengatakan itu tidak manusiawi karena mengatakan manusia yang tersesat sebagai domba, bagaimana?
Nah, jadi jangan berpikir negatif dulu ya sahabat. Jangan sampai menyalahkan istilah yang ada di agama lain ya. Apalagi kalau kita tidak paham dengan agama orang lain. Saya pribadi engga marah dibilang domba yang tersesat oleh sahabat Kristen saya, karena saya memang Muslim. Terserah kalau sahabat Kristen saya mengatakan saya tersesat, dan bagi agama lain sahabat juga tersesat.
Pada intinya, mereka yang diluar agamanya pasti dianggap tersesat walaupun dia beragama. Hukum timbal balik ya.

Tentang Islam Cinta Damai

Saya berterima kasih kepada sahabat saya, yang mencintai Islam yang damai. Saya juga seperti itu, mencintai Kristen, Budha, Hindu yang cinta damai.
Bukankah Islam sebagai ummat mayoritas di Indonesia telah memperlihatkan cinta damainya? Ummat agama lain bisa hidup dengan tenang menjalankan ibadah masing-masing, bisa sekolah, bekerja, atau jalan-jalan tanpa perasaan takut.
Bahkan ketika mesjid di Papua dibakar, atau pelarangan berjilbab di Bali, tidak ada ummat Islam yang membumihanguskan gereja diseluruh Indonesia. Padahal kalau emang agama Islam ini teroris, dengan jumlahnya yang banyak, tentu sangat gampang bukan untuk menghancurkan agama lain.
Sedangkan saudara kami, muslim minoritas diluar negeri begitu tertindas. Lalu siapakah yang tidak cinta damai?



Dan pada akhirnya saya tetap tidak mengerti mengapa beliau tetap marah disebut kafir, padahal sudah dijelaskan. Kalau kafir itu untuk mereka yang engga nyembah Allah. Sahabat saya ini tidak menyembah Allah. 
Bagi saya kafir itu tidak untuk merendahkan orang diluar islam, tapi membedakan antara orang yang menyembah Allah (muslim) dengan yang tidak menyembah Allah (kafir).

Demo Tindakan Yang Tidak Bijak
Ya kalau sahabat demo karena dibilang kafir ya emang engga bijak, karena emang aneh jadinya. Ini mengenai istilah dalam Islam yang mengatakan orang diluar Islam itu kafir. Lha, yang mau didemoin apa? Itu hak setiap agama untuk menyebut sebagai apa orang-orang diluar agamanya.

Kalau runtutannya tentang aksi demo 411, begini jawabannya menurut saya yah.
Sahabat saya mengatakan "bagi mba ngga mau agamanya dijelekin...begitu juga agama orang lain"
Nah seperti itulah, demo terjadi karena seseorang sudah lompat pagar dan menistakan agama islam. Kalau agama sahabat dinistakan tentu sahabat juga tidak suka bukan? sama kami juga tidak suka.
Kenapa harus demo? bukan karena tidak bijak tapi karena hukumnya tumpul, padahal dengan yang lain hukumnya bisa runcing. 

Semoga, sahabat-sahabat saya non muslim bisa memahami dan engga marah dibilang kafir ya, seperti kami yang engga marah disebut domba^^

Sabtu, 03 September 2016

Me Time Sederhana Ibu RT

18.11.00 0 Comments


Menjadi seorang wanita yang berprofesi sebagi Ibu Rumah tangga (RT) bukanlah hal mudah. Walau begitu banyak orang yang menyepelekan dan bahkan menganggap rendah profesi ini karena  tidak berpenghasilan dan tidak punya karir. Padahal menjadi Ibu RT itu memerlukan pengorbanan luar biasa. Baik dari segi waktu, tenaga, pikiran, perasaan. Hal utama yang menjadi musuh bagi ibu RT adalah kejenuhan. Setiap hari bertemu dengan rutinitas yang sama, bahkan terkadang bertemu orang yang sama setiap harinya, sehingga hal ini bisa menyebabkan tingkat stress yang tinggi.
Suami harus mengerti dengan kondisi istrinya. Untuk itu berikanlah waktu sejenak bagi sang istri dalam menikmati hidupnya. Mungkin “me time” yang diperlukan istri tidaklah muluk-muluk, aktivitas hariannya bisa menjadi “me time” yang menyenangkan, karena selama ini bisa jadi sang istri tidak bisa menikmatinya lantaran pekerjaan rumah tangga yang tiada habisnya atau mengurus anak yang diam hanya ketika tidur.
me time” sederhana ibu RT seperti
  • 1.       Mandi. Ini adalah rutinitas yang dilakukan setiap orang namun tak semua ibu RT bisa menikmati mandinya.
  • 2.       Makan. Taukah suami, jika seorang ibu makan itu bisa sangat cepat, terkadang dengan menu seadanya yang penting makan. Atau tidak kenyang karena sang anak bergotong royong menghabiskan makan yang ada dipiring si ibu.
  • 3.       Tidur. Mengantuk dan kurang tidur sudah menjadi langganan ibu RT, apalagi yang mempunyai bayi. Malam begadang, siang terjaga. Kadang dalam satu hari, waktu istirahatnya hanya 2-3 jam.
  • 4.       Beribadah dengan tenang. Ketahuilah para suami, terkadang seorang ibu  harus sholat dengan terburu-buru atau tidak khusyuk atau bahkan mengulang sholat karena mendengar anak menangis, berantem  atau anak buang air di sajadah.

5.       Ajaklah istri jalan-jalan keluar rumah, walau itu hanya sekedar ke depan komplek, ke taman dekat rumah. Hal ini berguna agar para ibu tidak merasakan suntuk dan jenuh. Kalau ada dana, ajaklah ke tempat wisata^^


Sederhana saja bukan? Namun, memberikan arti dan efek positif bagi kejiwaan dan kesehatan sang ibu. Ketika si ibu menikmati “me time” sederhananya, maka tolong para suami untuk mengurus anak, yakinlah itu tidak membutuhkan waktu lama, sekejap saja. Sayang sama istri kan, Pak? Maka berikanlah  “me time” pada istri yaaa. Dan yakinlah, istri akan semakin sayang dan akan selalu memperlakukan suami sebagai rajanya.

Kamis, 01 September 2016

Shafeeya Hijab, Syar'i Cantik dan Ramah Di Kantong

10.41.00 0 Comments
Nyaman, itulah kesan saya saat pertama kali memakai gamis Qinara Batik dari Shafeeya Hijab ini.
Cutting yang pas, membuat enak dipakai. Gamis cantik ini  memiliki kancing didepan sehingga memudahkan bagi saya yang masih menyusui. Bawahnya lebar, sehingga lebih bebas dalam melangkah dan tentu saja lebih gampang ketika harus naik motor yang mesti duduk dibelakang, karena membonceng suami..ciee romantis kaaan^^.
Oiya gamis ungu ini juga mempunya tali belakang. Pada bagian lengan, mansetnya sangat memudahkan saat mengambil wudhu. Gamis Qinara batik ini hadir dalam beberapa warna yang cantik.

Kalau pashmina instannya (pastan), suka banget. Modelnya kekinian. Pakai pet anti tembem, sehingga muka saya yang tembem bisa terlihat lebih tiris^^.  Nah yang keren itu, pastannya memiliki 2 lubang. sehingga ga perlu lagi pake jarum, ga pake ribet lagi. Pastan yang saya pakai ini bernama Hanifa ukuran L. Pashmina instan Hanifah mempunyai 2 ukuran yaitu M dan L.

Yang pasti, koleksi di Shafeyaa Hijab sungguh menawan hati. Cantik dan warna serta model yang beragam, ada Latifa, Malika, Fatimah, Qinara, Thalita, oiya juga ada gamis untuk anak.. Jahitannya bagus. Serta bahannya pun enggak panas. Contoh kain yang dipakai oleh Shafeeya Hijab ada katun jepang, koshibo, balotelly, katun ima, royal satin, crepe.  Secara umum puas banget dengan produk ini.

Untuk harga, dijamin ramah dikantong. Dan asyiknya lagi, harga produk Shafeeya Hijab diseluruh agen di Indonesia sama. Jadi mau beli dimanapun harganya tetap sama. So lebih hemat di ongkos kirim, kalau ada agen yang satu kota dengan kita. Kepusan pelanggan emang diutamakan oleh owner Shafeeya Hijab.

Untuk melihat koleksi lengkapnya bisa kunjungi
FP : Shafeeya Hijab